Streaming Online Film Mencuri Raden Saleh Terbaru

Mencuri Raden Saleh kesudahannya siap tayang mulai hari ini pada Kamis, 25 Agustus 2022 di bioskop. Artis Indonesia terbaru di bulan Agustus ini memperlihatkan aksi pencurian dibintangi artis film pria dan artis film wanita muda bertalenta. Mencuri Raden Saleh adalah film baru dari Visinema Pictures karya Angga Dwimas Sasongko. Produser sekaligus sutradara sera merupakan salah satu penulis naskah Mencuri Raden Saleh tersebut menyiapkan cerita aksi pencurian yang sangat seru.

Film yang satu ini sangat menarik perhatian karena menyiapkan cerita yang berbeda dari film-film Indonesia pada saat ini. Tak hanya itu, Mencuri Raden Saleh juga dibintangi artis film pria-pemeran film pria muda ternama. Nih berikut aktor, sinopsis, dan trailer film Mencuri Raden Saleh.

 

Para Pemain Film Mencuri Raden Saleh

Pria Mencuri Raden Saleh siap menampakkan pemeran film pria dan aktris muda yang berbakat sekalian populer. Film ini menghadirkan Iqbaal Ramadhan (Dilan 1990) sebagai karakter Piko dan Angga Yunanda (Cinta Pertama, Kedua & Ketiga) sebagai Ucup. Berikutnya ada Rachel Amanda (Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini) sebagai Fella, Aghniny Haque (KKN di Desa Penari) memerankan Sarah, Ari Irham (Generasi 90an: Melankolia) menjadi Tuktuk, dan Umay Shahab (Kukira Kau Rumah) sebagai Gofar. Aktor dan pemeran film wanita muda bertalenta yang telah menampakkan aktingnya di film-film populer tersebut akan menjadi komplotan utama pencuri lukisan. Film Mencuri Raden Saleh juga ikut menampilkan Tyo Pakusadewo, Andrea Dian, Dwi Sasono, Atiqah Hasiholan sampai Ganindra Bimo.

Sinopsis Mencuri Raden Saleh

Film Indonesia terupdate di bioskop ini mengisahkan sekelompok anak muda yang berkumpul karena memerlukan uang. Mereka berencana akan ada sbeuah aksi pencurian sebuah lukisan Raden Saleh. Aksi tersebut menjadi kasus pencurian terbesar pasa masanya. pencuri lukisan Raden Saleh hal yang demikian terdiri dari Piko sang pemalsu, Ucup sebagai peretas, Sarah yang ahli bertengkar, Gofar si teknisi, Tuktuk di posisi supir, dan Fella yang mahir menjalankan negosiasi.

Enam karakter si kecil muda di film Mencuri Raden Saleh sebenarnya cuma sekelompok orang yang masih belum menguasai aksi pencurian. Tapi, mereka dengan latar belakang yang berbeda-beda berkumpul demi mendapatkan uang. Film Mencuri Raden Saleh akan menampakkan kemampuan dan keahlian mereka di bidangnya masing-masing untuk melancarkan aksi pencurian terbesar hal yang demikian. Film Mencuri Raden Saleh ini akan tayang mulai 25 Agustus 2022 di bioskop seluruh Indonesia.

Review film Mencuri Raden Saleh

Menjadi standar tertinggi genre heist di Indonesia

Mencuri Raden Saleh sukses menjadi terobosan baru bagi dunia perfilman Indonesia. Pasalnya, film ini hadir dengan genre heist-nya di tengah industri sinema Indonesia yang lebih didominasi oleh genre horor dan juga drama. Film ini hadir dengan menampilkan kualitas produksi yang cukup mewah sehingga terkesan menjadi standar tertinggi bagi film bergenre heist ini.

Secara kualitas, patut KINCIR akui bahwa film ini  mempunyai kualitas yang tidak keok bagus ketimbang film heist produksi Hollywood. Soalnya, film ini hadir dengan alur cerita pencurian yang di bangun secara cerdas dan sanggup membuat penonton merasa tegang seperti tontonan bergenre heist pada umumnya.

Hanya saja, sebagian skor cerita dalam film ini ada yang cukup gampang penonton tebak. Hal ini mungkin sebab elemen cerita dalam film heist hampir selalu sama sehingga plot twist seperti apapun enggak akan terasa terlalu mengagetkan.

Chemistry karakter yang apik, walaupun “keahlian” per individunya kurang terasa

Pada film ini, kita bisa mengamati aksi sekelompok pemuda yang terlibat dalam pencurian lukisannya Raden Saleh. Mereka semua adalah Piko yang di perankan Iqbaal Ramadhan, Ucup (Angga Yunanda), Fella (Rachel Amanda), Gofar (Umay Shahab), Sarah (Aghniny Haque), dan Tuktuk (Ari Irham). Chemistry mereka sebagai golongan pencuri terasa betul-betul solid serta menghibur sehingga bikin penonton berkeinginan bergabung dengan mereka.
Walaupun demikian itu, keahlian mereka sebagai individu kurang terasa dalam filmnya. Sebab, dalam promosi filmnya, mereka di beri tahu sebagai pakar pada bidang tertentu dalam proses pencurian lukisannya.

Salah satu karakter yang paling tak terasa keahlian adalah Tuktuk yang sepatutnya pandai mengemudi. Dalam filmnya, keahlian Tuktuk dalam mengemudikan mobil cuma terasa saat dia beraksi dalam balapan liar, bukan ketika pelaksanaan pencuriannya berlangsung. Sementara itu, karakter yang keahliannya paling terasa adalah Sarah yang menjadi “tukang pukul” serta Ucup yang menjadi hacker-nya.

Well, hal ini mungkin terjadi sebab mereka yaitu sekelompok pemula dalam aksi pencurian ini sehingga belum terlalu pakar dalam bidangnya masing-masing. Tapi, terlepas dari kurang menonjolnya keahlian mereka, chemistry keenam pemuda ini sebagai sebuah kategori tetap berhasil mencuri perhatian penontonnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.